Mungkin kalian sama halnya seperti aku, mempunyai banyak hal yang ingin diceritakan tetapi tidak memiliki seseorang untuk diajak bercerita, bukannya tak ada orang yang bisa diajak untuk bercerita, hanya saja merasa seperti, "Ah... Cukup aku dan Allah saja yang tahu". Dingin.
Perkenalkan dulu, namaku adalah Rama, lahir dari keluarga yang biasa-biasa saja, tetapi selalu diberikan kecukupan oleh Allah yang Maha Penyayang. Aku adalah anak ke-2 dari empat bersaudara, dan tepatnya di akhir bulan Oktober 2025 kemarin, aku menjadi anak yang pertama karena kakak perempuan ku berpulang duluan.
Ada cerita tentang kepulangan Ayuk ku ini, tepat sebelum dia benar-benar pergi, ada perasaan yang dimana aku sangat ini pergi berziarah ke sebuah makam, aku tak tahu pasti makam siapa yang ada di perasaan ku, hanya saja dalam penglihatan ku makam itu mirip seperti makam Kakek (dari Ibu). Sebelumnya aku benar-benar mengira bahwa makam itu adalah makam Kakek (aku menyebutnya Datuk), karena yang aku tahu perjalanan menuju sana jalannya masih bebatuan. Namun semuanya terjawabkan oleh waktu siapa yang perasaan ini maksud. Panjang cerita tentang hal ini, mungkin di lain waktu akan aku ceritakan kepada kalian.
Aku adalah kelahiran tahun 98, dan sekali lagi, dengan rahmat Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang, di tahun sulit tersebut aku masih diberikan kesempatan hidup sampai saat ini, walaupun sebenarnya ada waktu dimana aku sudah seharusnya mati. Tenggelam. Serius hampir mati tenggelam di kolam renang. Dan lagi, ternyata Allah benar-benar Maha Penyayang. Alhamdulillah. Ceritanya gimana? Nantilah, orang mau perkenalan dulu..
Aku adalah seorang Farmasi, jadi tahu tentang obat-obatan. Dulu sempat kepikiran untuk menjadi seorang IT, karena suka dengan komputer khususnya tentang Hacker. Ini mah Subhanallah keren, maksud ku adalah duduk di depan komputer dengan segelas kopi dan tatapan yang dingin serta perilaku yang misterius, dengan ketikan jari dan kemudian tring tring tring, saldo di rekening ku terisi penuh, atau aku menguasai komputer orang lain, atau aku melakukan ini dan itu. Subhanallah. Namun dengan hikmah-Nya, aku terpilih untuk menjadi seorang Farmasi. Jadi kalo kalian tanya apa obat meriang? Pakai Paracetamol, obat sakit gigi? Ibuprofen, obat susah tidur? Ambil wudhu terus berzikir. Lah? Lah iya, lagian hidup ga usah dipikir berlebihan lah...
Ada prosesnya kenapa aku bisa menjadi seorang Farmasi, jadi dilain waktu akan aku ceritakan. Aku adalah seseorang yang tidak banyak bicara tetapi banyak kegiatannya, jadi kalo seseorang mencoba mengajak aku untuk main, mungkin seringkali aku jawab sibuk atau ga ada waktu. Sombong? Lah memang ga ada waktu. Ga ada waktu untuk hal yang isinya omong kosong. Sadis. Pendiam seperti ini punya hobi menulis, menggambar, beberes di rumah/ tempat kerja. Jadi karena aku ini pendiam dan suka beberes, orang-orang mikir bahwa aku adalah psikopat. Wkwkwkwk... Santai, aku ini orang baik-baik, cuma kalian aja yang kebanyakan nonton film.
Sekarang sudah jam 22.41 WIB, mata ku sudah mulai lelah, jadi cukup ini dulu ya teman-teman, di lain waktu nanti aku akan menulis lagi. Assalamu'alaikum...